Era Literasi Digital, Lulusan Catur Sakti Dituntut Mampu Beradaptasi dengan Perubahan

Era Literasi Digital, Lulusan Catur Sakti Dituntut Mampu Beradaptasi dengan Perubahan

YOGYAKARTA -- Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Catur Sakti Yogyakarta kembali menggelar acara wisuda periode tahun 2021 pada hari Sabtu (13/3/2021) yang dilaksanakan secara luring di Hotel Alana Malioboro dengan standar Protokol Kesehatan yang ketat, dan juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube STIKIP CATUR SAKTI.

Acara Wisuda dibuka oleh Ketua Senat Akademik, Drs. Djuwalman, M. Pd, dan dilanjutkan prosesi pemindahan kuncir toga oleh Ketua STIKIP Catur Sakti Yogyakarta yang secara khidmat diikuti para wisudawan. Dengan prosesi seremonial pemindahan kuncir toga tersebut, maka para wisudawan berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S. Pd.) pada program studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) yang telah diselesaikannya.

Pada sambutannya, Ketua STIKIP Catur Sakti Yogyakarta, Dra. Hj. Jirhanah, M. Pd sekaligus menyampaikan laporan wisuda periode tahun 2021, wisuda pada periode ini meluluskan sebanyak 66 sarjana pada program studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dengan konsentrasi pendidikan pra sekolah dan konsentrasi pengembangan sumber daya manusia.

Lebih lanjut dalam sambutannya Ketua STIKIP Catur Sakti Yogyakarta menyampaikan bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 selama satu tahun telah banyak mengubah banyak hal dari kehidupan. Termasuk dalam kegiatan akademi, yang beberapa bulan ini dipaksa menerima sebuah kondisi normal baru yang belum pernah terbayang sebelumnya.

Tetapi kegiatan komunikasi yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka, digantikan komunikasi yang dimediasi oleh teknologi mampu mengantarkan mahasiswa menyelesaikan studinya, sehingga berhasil lulus dan diwisuda.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua Pembina Yayasan Pembangunan Catur Sakti, KPH H Mangunkusumo, BA., MBA. mengemukakan bahwa di era serba digital saat ini, ditambah lagi situasi pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan akan berakhir, manusia dituntut agar mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat dan dinamis. 

KPH H Mangunkusumo berharap, para alumni STIKIP Catur Sakti memiliki kompetensi yang handal, mandiri, berintegritas dan berakhlak mulia, sehingga mampu beradaptasi dengan perubahan – perubahan yang terjadi, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai- nilai moral.

KPH Mangunkusumo yang mantan Bupati Gunungkidul itu juga minta seluruh jajaran pengelola perguruan tinggi ini dapat terus melanggengkan kerjasama, menjaga persatuan, mengedepankan rasa kemanusiaan dan keadilan, sehingga dapat meningkatkan mutu lulusan STIKIP Catur Sakti. “Hal tersebut sesuai dengan semangat yang terkandung dalam nama Catur Sakti. Yang terdiri empat kekuatan luar biasa, yakni kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan dan keadilan,” paparnya.